Search

Jowo Ngengglish

Di Episode 3 ini, saya berbincang dengan teman semasa SMA, yakni Amanda Soeleiman, seorang Presenter SBO TV & JTV Surabaya, serta Radio Broadcaster di Merdeka FM. Amanda Soelaiman menguasasi bahasa inggris dengan berbagai aksen. Saat ini ia tengah mempopulerkan bahasa inggris dengan aksen Kiwi atau aksen Selandia Baru. Ia bercerita cukup banyak perihal kota Surabaya, tempatnya tinggal dan bekerja saat ini.




Kebayang dong seperti apa perpaduan gaya bahasa Jawa orang Surabaya yang dikenal ngapak, dengan bahasa inggris ber aksen kiwi? Jika kalian penasaran ingin mendengar seperti apa pengucapannya, kalian bisa tanya langsung atau pantengin akun Instagram Amanda di @amandasoeleiman. Nonton siaran ulangnya di YouTube saya, Kamis, 13 Agustus, jam 14.00 WIB, lewat sini.


Mempelajari bahkan menguasai bahasa Inggris menurut Amanda terbilang mudah bagi siapapun yang memang punya niat dan tekad kuat untuk belajar. Namun hal yang tersulit saat tengah berbahasa dengan bahasa asing adalah kita harus mampu mengucapkannya dengan baik, sehingga orang lain menjadi nyaman berkomunikasi dengan kita.


Amanda membagi pengalamannya saat ia berada di Jordania. Kala itu ia yang merasa sudah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang terbilang baik. Ternyata pernah tidak mendapat respect dari lawan bicaranya, karena cara pengucapannya terasa arogan dan kasar bagi orang lain. Dari hal itu, berkaca pada kejadian tersebut, Amanda berkesimpulan bahwa berbahasa Inggris yang baik itu tidak hanya soal menunjukan kapasitas yang kita miliki, baik pengucapan atau tulisan, namun bagaimana kita mampu berkomunikasi yang baik dengan orang lain dan dihormati. Saat orang lain sudah merasa senang dan nyaman kala berkomunikasi dengan kita, maka disitulah artinya kita telah mampu berbahasa yang baik, termasuk juga dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris.


Di mata Amanda, sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, tingkat keramaian Surabaya terbilang hampir sama dengan sang ibu kota. Permasalahan yang tengah dihadapi saat ini pun sama. Pandemi Covid-19 yang juga menghantam, juga telah mengakibatkan lumpuhnya berbagai macam aktivitas di Surabaya. Banyak para pekerja seperti Amanda yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19. Penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, membuat tidak sedikit individu yang merasakan berkurang dratsisnya pendapatan, bahkan hingga kehilangan lahan pekerjaan.

PSBB membuat banyak event ditunda atau bahkan dibatalkan penyelenggaraannya. Banyak yang kehilangan ruang untuk bekerja. Mereka memutar otak dan akhirnya membuat langkah baru dengan meningkatkan personal branding di media sosial dengan membuat konten yang mampu menarik minat banyak orang. Komunitas bahasa Inggris misalnya, banyak yang bekerja sama dengan Kampung Inggris di daerah Pare. Menurut Amanda, di sana banyak komunitas bahasa Inggris yang sebelumnya melakukan aktivitas secara tatap muka, menjadi beralih ke webinar lewat aplikasi seperti Zoom.


Jenis konten yang banyak dipilih selain soal bahasa, ada juga bisnis dan skill seperti editing foto dan video. Bahkan bannyak anak muda di Surabaya yang meminta dan mendorong dibuatnya semacam pelatihan keterampilan meski melalui webinar. Sulitnya perekonomian akibat pandemic Covid-19 kian membatasi lapangan pekerjaan yang ada di kota Surabaya. Anak-anak muda di Surabaya banyak yang berkinginan membuka UMKM, namun merasa masih kurang ilmu, sehingga butuh bimbingan dari yang telah berpengalaman di bidangnya.

Kondisi jalan di Surabaya kini juga telah diramaikan oleh para pesepeda yang biasanya banyak berkumpul di sekitar area balai kota Surabaya. Deman bersepeda menurut Amanda telah membuat toko sepeda kini lebih ramai dibanding rumah makan. Sayangnya pesepeda di Surabaya dianggap banyak yang melanggar rambu lalu lintas maupun protokol kesehatan. Belum adanya regulasi yang mengatur pesepeda dianggap menjadi penyebabnya, hal ini sebenarnya juga terjadi dan dirasakan para pengguna jalan di berbagai kota dan daerah, yang mengeluhkan ketidaktertiban pesepeda yang dianggap membahayakan dan membuat tidak nyaman para pengguna jalan lainnya, termasuk di Surabaya.


Ada banyak hal yang dibanggakan oleh Amanda dari Surabaya, dan kuliner adalah yang pertama. Meski sudah banyak makanan dari negara asing yang masuk Indonesia, nyatanya warga Surabaya tetaplah lebih banyak yang memesan kuliner lokal, seperti ayam goreng, lontong cap go meh, rujak cingur, dan kuliner lokal lainnya.


Jangan lupakan juga warna kebesaran Surabaya, yakni hijau. Seluruh warga Surabaya sangat bangga dengan warna hijau, karena disini ada Persebaya, klub sepakbola kebanggaan warga Surabaya. Oh iya, di Surabaya jangan merasa heran, apalagi sampai marah jika dipanggil dengan sebutan Bonek atau Bonita oleh wong Suroboyo. Karena arti Bonek disini artinya adalah panggilan untuk laki-laki, dan Bonita untuk perempuan.


Surabaya juga memiliki museum pendidikan, di sini kalian tidak hanya akan diajak melihat wujud pendidikan di kota Surabaya tempo dulu, melainkan juga akan diperlihatkan berbagai benda dan peralatan kelengkapan kegiatan pendidikan di sekolah, dari mulai bangku, meja hingga papan tulis yang dahulu digunakan saat masa penjajahan, kala masih bernama Sekolah Rakyat.


Satu hal lainnya yang juga tidak boleh dilupakan untuk dibanggakan adalah sebutan Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Kota ini memang dikenal memiliki banyak aset sejarah perjuangan bangsa di masa penjajahan. Kalian dapat berkunjung ke kawasan Kampung Tertua di Surabaya, seperti Kembang Kuning. Di sini kalian akan melihat dan ikut merasakan seperti ada di Surabaya dahulu kala. Bagi Amanda, salah satu bentuk rasa syukur dan menghargai jasa para pahlawan adalah dengan tidak melupakan sejarah perjuangannya, oleh karenanya Ia mengaku sering mengunjungi berbagai tempat dan bangunan bersejarah yang ada di berbagai penjuru Surabaya.


Amanda berpesan kepada anak muda untuk mencontoh kegigihan dan ketekukan para pahlawan saat berjuang meraih kemerdekaan dan mengaplikasikan ke dalam diri saat tengah berjuang menggapai cita-cita. Tetap kuat dan tekun dalam berusaha menggapai masa depan yang lebih baik. Fokus kepada diri sendiri, dan kenalilah siapa dirimu dengan baik, gali potensi yang ada di dalam dirimu sedalam mungkin. Dengan demikian, jalan kesuksesan kelak akan tercipta, dan akhirnya hidupmu dijamin akan bahagia.
8 views
Boleh aku kirim update?
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey Snapchat Icon
You know what is right, do right.

© 2023 by Arianna Castillo​. Proudly created with Wix.com