Search

Gercep Guru, Guru Gercep

Isi pidato Mendikbud untuk Hari Guru menggugah banyak hati warga +62. Dengan meningkatnya populasi generasi #jamannow, pemerintah perlu melakukan langkah ekstra agar menjamin generasi Z dapat memanfaatkan ilmunya dengan baik dan benar.


Generasi muda yang lahir hari ini akan merasakan masa keemasan Indonesia di 2045, layaknya visi Presiden Jokowi, apabila langkah-langkah ekstra diambil oleh pemerintah secara disiplin.


Perkembangan teknologi memerlukan pengembangan pendidikan yang dapat mendampinginya pula. Ada baiknya bila program Literasi Digital dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan sekolah agar anak-anak Indonesia lebih bertanggungjawab dan mawas diri dalam berseluncur di internet. Tentu dengan porsi yang tepat dan sewajarnya.


Tanpa disadari, Indonesia hari ini banyak diarahkan oleh kearifan media sosial sehingga sering terbentur dengan kearifan lokal. Media sosial secara tidak langsung mengatur bagaimana kita bertingkah, baik secara sosial maupun politis. Tujuan dasar transparansi dan akuntabilitas dari adanya media sosial itu sendiri malah kini menjadi topeng dan tameng bagi penggunanya untuk mencitrakan apapun. Norma sosial kini punya teman baru, yaitu norma media sosial.





Literasi digital sendiri adalah kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggung jawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Hal ini diharapkan mampu membuat kita berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Sekaligus membuat kita lebih lancar berkomunikasi dan berkolaborasi dengan lebih banyak orang.


Sejauh ini ada program Literasi Digitalnya SiBerkreasi yang hadir dari inisiatif bersama berbagai kalangan, yang mendapatkan dukungan penuh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kerja kerasnya berhasil mengajak 176.850 peserta aktif di 65 Kota/Kabupaten dengan ratusan kegiatan utama.


Jadi, bukan ide yang buruk jika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga Kementerian Agama bersama-sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika menerapkan subyek Literasi Digital di seluruh sekolah negeri, agama, dan swasta. Dengan begini, guru juga akan tertolong. Karena dengan murid yang sudah mawas digital, perubahan-perubahan kecil yang berawal dan berakhir dari guru, seperti kata Mendikbud, menjadi gerakan cepat dan tentunya ringan untuk dilaksanakan.


Demi apa? Demi generasi Indonesia yang siap dengan digital nation, seperti yang diungkapkan Menkominfo tentang visi Indonesianya Presiden.


Wakil Ketua Umum Partai saya bilang kalau tidak ada guru yang galak. Saya sepakat. Yang galak ya cuma netizen yang kurang literasi digital.



Sambil mengenang guru-guru favorit, 25 November 2019


#HariGuruNasional2019

4 views
Boleh aku kirim update?
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey Snapchat Icon
You know what is right, do right.

© 2023 by Arianna Castillo​. Proudly created with Wix.com